Selamat Bertambah Usia
Selamat
bertambah usia. Sedikit gugup aku mengungkapkannya. Ada beberapa hal yang ingin
aku sampaikan pada tanggal 4 Maret keduapuluhmu ini. Tiap hurufnya kuambil dari
rasaku padamu yang masih tersisa dalam hati.
Kesatu,
kamu harus tahu, tulisan ini kubuat tepat seminggu atau beberapa bulan sebelum
hari jadimu. Semata-mata aku hanya ingin menjadi yang pertama mengucap selamat
padamu. Meski kutahu bukan lagi hadirku yang kamu tunggu dan kamu rindu.
Kedua,
aku ingin kamu terus sentosa. Menikmati hari-hari indah setelah melepas
pelukku. Bersama ia yang telah kamu pilih sebagai rekan bahagia. Aku paham
bahwa pada akhirnya cerita nantinya posisiku akan tergantikan. Meski begitu,
sampai tulisan ini telah usai dirangkai pun masih berat bagiku untuk
mengikhlaskan. Semoga kekasihmu dapat memberi pengertian layaknya diriku ketika
kamu keluar dari batasan.
Terakhir,
meski kisah kita telah selesai, kuharap kenangan manis yang tak sengaja pernah
kamu torehkan takkan habis terurai. Sampai pada akhirnya masing- masing dari
kamu dan aku telah menjelma jadi pecinta yang lihai. Segala tutur manismu yang
membuat aku selalu menjadi bogeman yang pukulannya tak pernah selesai.
Jangan
risau, pekat rasaku akan terbaca oleh banyak mata. Biarkan seluruh semesta tahu
bahwa aku pernah mencintaimu, sampai saat ini pun aku masih.
Sekali
lagi, selamat bertambah usia.
Titip
salam buat ibumu.
Kuharap
dimasa mendatang kita dapat berjumpa lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar