Minggu, 29 Desember 2019

Pertemuan Dalam Mimpi


Pertemuan Dalam Mimpi 



Terkadang aku kembali memikirkanmu, hingga pada akhirnya terbawaku oleh mimpi itu. Dan kita dipertemukan kembali didalam mimpi. Aku tahu mimpi hanyalah bunga tidur, tetapi aku merasakan dari mimpi tersebut seperti kejadian yang nyata. Entah akan benar-benar terjadi atau tidak akupun tidak tahu. 

Setiap kali aku memikirkan tentangmu, hatiku terenyut. Setiap malam, kamu selalu melintas dipikiran yang sangat menggangguku. Tetapi memikirkan itu tidak bisa dipungkiri, hal ini pasti akan selalu terjadi setiap malamnya. Tidak jarang aku bermimpi. Yang awalnya hanya kepikiran tiba-tiba  sampai masuk ke dalam pikiranku begitu jauh. 

Di dalam mimpi itu aku merasakan sangat sedih, namun ketika aku bangun mimpi itu hilang dan aku sadar sedang tidak terjadi sekarang. Tetapi aku masih mengingatnya. 

Apa mungkin mimpi ini akan terjadi suatu hari nanti? Setiap kali aku bermimpi, mimpiku tidak pernah baik tentangmu. Yang akhirnya aku merasakan kepedihan didalam mimpi itu. Terkadang mimpiku juga tidak masuk akal. Dan herannya setiap aku bermimpi kamu pasti selalu bersama dengannya. Mimpiku ini tidak aku ceritakan ke siapapun. Aku kembali memikirkan apa yang sedang aku mimpikan. Aku berpikir keras apa makna dari mimpiku tersebut tetapi aku tidak menemukan jawabannya. 

Anehnya sewaktu kita masih berhubungan dulu aku tidak pernah sampai memikirkanmu hingga terbawa mimpi seperti ini. Semenjak hubungan kita berakhir, semua tentangmu hanyut didalam mimpiku. Aku merasa tidurku tak tenang, aku takut mimpi itu datang kembali. Apa yang harus aku lakukan? 

Aku selalu dihantui bayang-bayang dirimu setiap hari. Disaat aku lelahpun kamu masih tetap mengganggu pikiranku. Aku tidak memaksa untuk bisa melupakanmu begitu cepat, karena dengan memaksa justru akan teringat. Andaikan kamu yang berada diposisiku sekarang, apa yang mungkin bisa kamu lakukan? 

Aku ingin hidup tanpa memikirkan dirimu lagi walaupun hanya sedetik saja. Tapi nyatanya aku tak bisa. Sebenarnya ini sangat menyiksa, karena aku yang merasakan semuanya sendiri. Kamu selalu melintas dipikiranku, mengelilingi semua kegiatanku, dan disaat aku butuh istirahat pun seolah-olah kamu masih mengikutiku. 

Mau kamu apa? Apa mungkin kamu merasakan hal yang sama? Mungkin tidak. Atau aku yang terlalu memikirkanmu sampai terbawa mimpi? Sungguh tidaklah nyaman berada diposisiku sekarang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar