Berdamai Dengan
Masa Lalu
Perlahan
aku sedang mencoba berdamai dengan masa laluku, berdamai dengan diriku yang
sedang berontak ini, dan hati yang sedang hancur sehancurnya. Aku berusaha
mengumpulkan semua kepingan yang tersisa untuk aku perbaiki kembali. Aku
memperbaiki ini semua sendiri, tanpa bantuan siapapun. Hanya diriku sendiri lah
yang dapat memulihkannya.
Aku
mencoba berdamai dengan masa lalu dan aku akan memperbaiki diriku untuk
kedepannya. Aku lelah menyiksa diriku karena egoku sendiri. Aku lebih
mementingkan ego sampai logika dan hatiku tidak berjalan. Ternyata aku sadar,
selama ini aku hanya memaksakan begitu cepat untuk aku bisa melupakanmu masa
lalu.
Aku
lupa hati ini sedang patah, dia butuh istirahat. Tetapi aku tetap
memaksakannya. Perihal memaksa untuk melupa dan mengingatnya kembali. Selama
ini aku tidak mengikuti alurnya dengan baik. Aku hanya mengikuti kemauanku
sampai aku lupa hatiku tersakiti lagi dan lagi.
Sekarang
saatnya aku bangkit, berdamai dengan masa laluku dan memaafkan diriku sendiri.
Kamu tahu, semenjak kepergianmu aku merasa sedang berkelahi dengan diriku
sendiri, seperti aku tidak bisa untuk memaafkan diriku sendiri. Ini adalah hal
yang tidak baik. Aku harus bisa merubah semuanya.
Aku
harus bisa menerima diri, menerima kenyataan, bahwa kamu memang benar-benar
sudah tak jadi milikku. Mulai saat ini aku akan mencoba terbiasa dengan storymu
di sosial media, karena aku ingin mencoba biasa saja saat aku melihatnya.
Seandainya
suatu saat nanti hubunganmu baru di publish aku akan terbiasa melihat. Yang
pada akhirnya aku memutuskan semuanya untuk berjalan seperti biasa. Tidak ada
blokir apapun di sosial media, dan whatsappmu aku save kembali. Tak apa
seandainya nanti aku melihat hubungan barumu yang di publish, karena aku juga
pernah merasakan diposisi itu. Aku tak mengapa, dan tidak ada masalah.
Aku
akan acuh jika melihat, dan aku pun tidak peduli. Aku ingin berjalan semua
sesuai alurnya. Aku tidak ingin memaksakan egoku terus menerus yang membuat
diri ini seperti merasa dikurung dalam kesakitan. Mungkin cara ini yang akan membuat
aku bisa lebih dewasa, dengan aku merasakan sakit rasanya dikhianati. Semoga
ini jalan menuju aku dewasa. Kamu tahu, menjadi dewasa itu tidak mudah. Setiap kejadian pasti ada pembelajaran
didalamnya. Aku akan bangkit dengan caraku sendiri, walaupun kadang menyakitkan
tapi tak apa, itu caraku.
Semoga
aku bisa berdamai dengan masa laluku, dan aku bisa memaafkan diriku sendiri. Dan
yang terpenting aku bisa memperbaiki hati agar utuh menjadi seperti semula,
walaupun tidak sebaik dulu sebelum mengenal yang namanya cinta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar