Rabu, 08 Januari 2020

Ketika Hati dan Pikiran Tak Sejalan


Ketika Hati dan Pikiran Tak Sejalan



Hati seringkali tak sejalan dengan apa yang dipikirkan. Pikiran tak selalu sejalan dengan apa yang hati ingin lakukan, seringkali terjadi seperti itu. Ketika hati berkata ya, dan pikiran berkata tidak. Sesuatu yang sangat sulit untuk dipahami. 

Pernahkah kamu mendengar istilah “umur dan kedewasaan terkadang tak berbanding lurus” artinya bahwa terkadang patokan kedewasaan seseorang bukanlah umur melainkan bagaimana kita mampu untuk membuat suatu jalan pintas ketika pikiran dan hati sedang bertolak belakang. 

Aku cenderung menggunakan pertimbangan perasaan ketika memutuskan sesuatu. Hal inilah yang menyebabkan aku mudah rapuh. Tetapi lewat hal ini juga aku akan sampai pada titik kedewasaan atau dengan kata lain ketika aku mampu untuk memanfaatkan kekurangan yang ada pada diriku maka itu akan menjadi kekuatan untuk diriku sendiri. 

Tuhan menciptakan hati dan pikiran kepada manusia dengan satu alasan. Alasan inilah yang belum kita ketahui.  Menurutku, setiap permasalahan dan persoalan yang terjadi gunakanlah hati. Hati itu tidak pernah berbohong, yang berbohong itu adalah pikiran. Karena hati sifatnya tidak terbatas, beda dengan pikiran yang lebih suka melihat dari sisi negatifnya terlebih dahulu. 

Terkadang seseorang butuh waktu tuk menyendiri berpikir yang telah dilalui dan mencari jawaban atas apa yang diputuskan dalam hidupnya. Dan mencoba memahami bahwa mencintai dan menerima adalah dua hal yang berbeda. Mencintai namun tidak bisa menerima, mungkin terjadi penyebab hati dan pikiran tak sejalan. 

Mencintai dengan hati dan menerima menggunakan pikiran. Ternyata cinta saja tidak mampu untuk membuatmu menerima kesalahan pasangan dengan lapang dada. Kamu tahu, hati dan pikiran sama pentingnya dalam sebuah hubungan. 

Mencintai memang menggunakan hati. Tetapi, apa jadinya kalau kamu  atau pasangan berbuat kesalahan sedangkan pikiran tidak menerima? Bila kamu ingin mendambakan hubungan yang langgeng, salah satu caranya adalah dengan menerima kekurangan masing-masing. Dan disini lah kita harus menggunakan pikiran. 

Keadaan dimana hati dan pikiran tak sejalan mungkin sering terjadi dalam perjalanan cinta seseorang. Namun ada satu hal yang harus kamu ingat, bahwa hati dan pikiran memang berbeda. 

Namun bukan berarti tidak bisa berjalan bersama. Kamulah yang bisa membuat dua hal itu tidak sejalan atau justru berjalan beriringan. Terima kasih untuk kamu yang hanya singgah. Satu persatu semua sirna begitu saja. Sesuatu yang sangat menguras pikiran dan emosi. Hanya sebuah ungkapan perasaan yang tak menentu. Hanya sebuah ungkapan perasaan yang kosong. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar