Merpati Putih
Yang Baik Hati
Kamu
mungkin tahu yang aku maksud merpati putih ini siapa, jadi tidak perlu
kusebutkan namanya ya, aku yakin kamu pasti tahu. Merpati ini adalah temanku,
dia sangat baik, dia selalu berada dipihakku.
Dia
selalu menyampaikan kabar tentangmu lewat pesan singkat, bedanya merpati ini
tidak mengirimkan surat, tetapi dia menyampaikan sebuah kabar tentangmu hanya
lewat pesan singkat saja.
Sebulan
penuh aku belum bisa menerima kepergianmu, karena kamu meninggalkan aku dengan
cara sepihak, lalu aku mencari tahu kabarmu lewat merpati putih ini. Dan dengan
sabarnya dia mencari tahu tentangmu, yang pada akhirnya kabar tersebut sampai
kepadaku. Selebihnya aku menerka-nerka sendiri.
Tapi
aku sedikit kecewa, karena yang ku dapat hanyalah kabar buruk semua tentangmu.
Hanya sedikit aku mendapatkan kabar yang baik, yang membuat diriku merasa
terambung selebihnya aku merasa jatuh. Tetapi aku tidak bisa menyalahkan
merpati putih ini, karena dia sudah
membantuku banyak sekali. Mungkin karena kabar itu memang apa adanya, jadi aku
harus menerima dengan lapang dada.
Merpati
putih ini bukanlah Malaikat Jibril, yang kutahu tugas Malaikat Jibril itu
menyampaikan wahyu, bukan menyampaikan sebuah kabar tentangmu.
Sekian
lama aku seperti ini, aku merasa lelah. Aku saja lelah, apalagi merpati putih
ini yang terus menerus aku suruh mencari tahu kabar tentangmu. Aku memutuskan
untuk berhenti mencari tahu tentangmu lewat merpati putih ini, aku mikir semua
juga sia-sia, yang ada makin membuatku sakit saja. Aku sudah mengabaikanmu
sekarang. Aku tidak ingin mencari tahu tentangmu lagi.
Dan
untuk merpati putihku, terima kasih yang sudah menuruti kemauanku untuk mencari
tahu kabar tentangnya. Sepertinya sudah tidak ada lagi yang harus dicari tahu.
Aku
biarkan merpati putih ini lepas terbang bebas, sampai dia kembali dengan
sendirinya dan membawa kabar tentangmu tanpa aku minta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar