Sabtu, 11 Januari 2020

Pendengarku Yang Baik Setelah Ibu


Pendengarku Yang Baik Setelah Ibu



Kamu adalah seorang pendengar yang baik setelah ibuku. Semua keluh kesahku kuceritakan dan kamu mampu untuk mendengarkan dengan baik. Aku beruntung memilikimu saat itu, tetapi kini hilang. Semua kembali seperti semula sebelum aku mengenalmu. 

Sekarang kita hanyalah orang asing, yang mengetahui rahasia dalam masing-masing. Aku dan kamu yang kian lama menjauh. 

Disaat aku bercerita tentang keseharianku, kejadian yang aku alami, atau rasa yang aku rasakan kamu mau mendengarkan itu semua, walaupun kadang kamu tidak bisa mendengarkanku sepenuhnya. 

Begitupun dirimu, disaat kamu mempunyai masalah, kejadian yang kamu alami hari ini, pasti malamnya akan kamu ceritakan kepadaku. Walaupun terkadang permasalahanmu tidak semuanya yang aku ketahui, dan tidak semua yang ingin kamu ceritakan. 

Terima kasih telah menjadi pendengarku yang baik, yang sudah memberiku saran yang terbaik. Meski kadang semua terasa membosankan, tapi kamu selalu sabar mendengarkan. Kamu menjadi ruang cerita untukku, begitupun kamu sebaliknya. Dulu kita saling mengisi satu sama lain tetapi sekarang tidak. 

Kamu adalah teman ceritaku yang kini hilang dan mungkin takkan kembali. Sekian lama aku seperti ini sendiri, banyak hal yang ingin aku ceritakan kepadamu tentang persoalan hati. Yang kini selalu menghantuiku disetiap harinya dan memikirkan semuanya tentangmu. Aku ingin bercerita banyak hal kepadamu jika kamu pulang. Akan ku kisahkan bagaimana rasanya ditinggal, rasa sakit hati dan bagaimana rasanya tanpa kehadiranmu lagi. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar